Ilmu tidak akan mati dan putus bila kita saling berbagai untuk meningkatkan pengetahuan dan pemikiran, kita butuh informasi yang valid dan berguna.

Menjelajah waktu untuk sebuah impian

Menggali informasi dan ilmu melalui internet menambah literasi

Mencari Ilmu Menembus Dunia Maya

Berekpresi dalam mengajar maupun belajar memanfaatkan internet sebagai medianya.

Membuat Strategi Pengajaran yang lebih Baik

Seorang pengajar harus lebih cerdas dalam mengajar anak didiknya.

Guru Harus Mengikuti Perkembangan Zaman (SIKON)

Mengikuti dunia milenial agar eksis dalam mengajar.

Guru Harus Bisa Berinovasi dan Berkreasi

Mencoba dan mencoba untuk lebih baik lagi daripada diam tidak bertindak.

Selasa, 07 Januari 2020

Sistem Kontrol Dan Monitoring


Hasil gambar untuk mengevaluasi sistem kontrol dan monitoring
Pengertian Sistem Kontrol 

    Sistem kontrol (sistem kendali) telah memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Di samping sangat diperlukan pada pesawat ruang angkasa, peluru kendali, dan sistem kemudi pesawat, sistem kontrol juga menjadi bagian yang penting dan terpadu dari proses – proses dalam pabrik dan industri modern. Sebagai contoh, sistem kontrol sangat diperlukan dalam operasi – operasi di industri untuk mengontrol tekanan, temperatur, kelembaban, viskositas, dan aliran dalam industri proses, pengerjaan dengan mesin perkakas, penanganan dan perakitan bagian – bagian mekanik dalam industri manufaktur, dan sebagainya.
    Karena kemajuan dalam teori dan praktek sistem kontrol, maka sistem kontrol dapat memberikan kemudahan dalam mendapatkan performasi dari sistem dinamik, mempertinggi kualitas dan menurunkan biaya produksi, mempertinggi laju produksi, meniadakan pekerjaan – pekerjaan rutin dan membosankan yang harus dilakukan oleh manusia, dan sebagainya.
    Pengertian sistem kontrol itu sendiri adalah proses pengaturan / pengendalian terhadap satu atau beberapa besaran (variabel, parameter) sehingga berada pada suatu harga atau dalam suatu rangkuman harga (range) tertentu. Dalam istilah lain disebut juga teknik pengaturan, sistem pengendalian atau sistem pengontrolan. Secara umum sistem kontrol dapat dikelompokkan sebagai berikut :
  1. Dengan operator (manual) dan otomatik.
  2. Jaringan tertutup (closed-loop) dan jaringan terbuka (open-loop).
  3. Kontinu (analog) dan diskontinu (digital, diskrit).
  4. Servo dan regulator.
  5. Menurut sumber penggerak : elektris, pneumatis (udara, angin), hidarulis (cairan), dan mekanis. (kontrol otomatik teori dan penerapan : 1994)
Sedangkan aksi pengontrolan ada enam aksi yaitu :
  1. Dua posisi (on-off).
  2. Proportional.
  3. Integral.
  4. Proportional plus Integral.
  5. Proportional plus Derivative.
  6. Proportional plus Integral plus Derivative. (teknik kontrol automatik sistem pengaturan jilid 1 : 1985)
Pengertian Sistem Monitoring

    Layanan yang melakukan proses pengumpulan data dan melakukan analisis terhadap data-data tersebut dengan tujuan untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki
System monitoring terbagi menjadi dua bagian yaitu :
·         Connection Monitoring
    Teknik monitoring jaringan yang dapat dilakukan dengan melakukan tes ping antara monitoring station dan device target
·         Traffic Monitoring
    Teknik yang digunakan untuk melihat paket sacara actual dari traffic pada jaringan
Tujuan Sistem Monitoring. Untuk mengumpulkan informasi dan data yang berguna dari suatu jaringan sehingga jaringan dapat diatur dan dikontrol.

Alasan Sistem Monitoring

    Untuk mengawasi apa yang sedang terjadi di dalam jaringan yang memiliki sejumlah besar client dan host, system monitoring juga berguna untuk menjaga dan mendeteksi jaringan apa bila terjadi suatu kesalahan ataupun error.
SNMP (Simple Network Management Protokol)
    Protocol yang dirancangan untuk memberikan kemampuan memantau dan mengatur jaringan computer secara sistematis, protocol ini juga dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi, dan mengkonfigurasi, peralatan jaringan, seperti
server, printer, hub, switch, dan router di jaringan yang berbasis Internet Protokol (IP), SNMP juga dapat mengumpulkan informasi seperti kondisi CPU, temperature
SNMP memiliki tiga elemen yaitu :

1. Manajer
    Pelaksana dan manajemen jaringan. Pada kenyataan manager ini merupakan computer biasa yang ada pada jaringan yang mengoperasika perangkat lunak untuk manajemen jaringan. Manajer ini terdiri atas satu proses atau lebih yang berkomunikasi dengan agen-agennya dan dalam jaringan. Manajer akan mengumpulkan informasi dari agen dari jaringan yang diminta oleh administrasi saja bukan semua informasi yang dimiliki agent

2. Agent
    merupakan perangkat lunak yang dijalankan disetiap elemen jaringan yang dikelola. Setiap agent mempunyai basis data variable yang bersifat local yang menerangkan keadaan dan berkas aktivitasnya dan pengaruhnya terhadap operasi

3. MIB (Management Information Base)
    Dapat dikatakan sebagai struktur basis data variable dari elemen jaringan yang dikelola. Struktur ini bersifat hirarki dan memiliki aturan sedemikian rupa sehingga informasi setiap variable dapat dikelola atau ditetapkan dengan mudah
Berikut adalah contoh tools monitoring :
·         Angry IP Scanner
·         Nagios
·         PRTG
·         OPMANGER
 Monitoring Jaringan dengan LooK@Lan

    Look@LAN adalah software yang digunakan untuk memonitor, memantau jaringan yang terkoneksi dengan anda, Look@LAN juga menyediakan beberapa fasilitas untuk melihat ip address, status, distance, operating system yang digunakan, hostname, netbios name, netbios user, snmp status dan trap, informasi host sedang offline ataupun online

Fitur-fitur pada Look@LAN
·         Mendeteksi secara otomatis dari pengaturan jaringan
·         Pemindaian dari satu atau lebih scan-ranges
·         Manejement lengkap profil jaringan
·         Pindai cepat dalam menentukan host
·         Konfigurasi jaringan otomatis dan manual
·         Statistic dan grafik jaringan
·         Profil ekspor (teks dan HTML)
·         Trapping lanjutan
·         Jaringan log
·         Jaringan tree view
·         Pindai tunggal host
·         Report
 Berikut cara menggunakan Look@LAN
1.      Create New Profil
2.      Setelah itu, masuk ke jendela Look@LAN wizard. Kemudian mengisi Profil username, speed, from ip dan to IP sesuai kebutuhan, lalu klik next
3.      Setelah itu system secara otomatis akan mencari jaringan yang di gunakan
 Monitoring Jaringan dengan Netwatch
    
    Netwatch adalah salah satu fitur pada mikrotik routerOS yang berfungsi untuk memonitor koneksi jaringan apakah sedang UP atau Down report jaringan bisa lewat via E-mail atau SMS

Cara Kerja Netwatch

    Netwatch melakukan ping ke host (ip address atau domain) dengan interval waktu tertentu, jika netwatch ping hostnya Reply berarti koneksi up dan jika Request time out berarti Down

Cara Setting Netwatch dengan Mikrotik
·         Buka winbox > Tools > Netwatch
·         Klik tombol + untuk menambahkan netwatch host.
·         Isikan dengan google.com atau IP addressnya, kenapa google.com ? karena server google selalu hidup
·         Interval (berapa interval waktu untuk tiap ping (default 1 menit)
·         Timeout (berapa besar indikasi timeout (default = 1000ms) kalau Reply nya labih sari sama dengan1000ms mana akan dihitung RTO (request time out)
·          
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmu-aRTrbaCkvoRFXqJF2BT10veHXjA7EV9KvnloAlf3MlM9m7rDD_aw_Tdo8EZsOMm5YDOXfKkx0X1xZ9Csc3FkUFFBTTNmez_peDcAFoU698VJWpViEQWqXDoz_IpAWRwBrrSiTKfQIS/s1600/mik.png

·         Lalu klik Apply > OK
·         Masukan ke tab up, disini kita bisa memasukan script untuk mengirim email secara otomatis berikut ini adalah scriptnya
·         /tool e-mail send to=”emailtujuan@blabla.com” from="emailpengirim@blabla.com" body="Internet Normal. by MikrotikIndo.blogspot.com" tls=yes subjet="Cennection Monitor Mikrotik = UP"
·         Setelah itu masuk ke tab down masukan script untuk mengirim email secara otomatis berikut ini adalah scriptnya
·         /tool e-mail send to="emailtujuan@blabla.com" from="emailpengirim@blabla.com" body="Internet Down. by MikrotikIndo.blogspot.com" tls=yes subjet="Cennection Monitor Mikrotik = DOWN"

MONITORING JARINGAN DENGAN CACTI DAN MRTG

    Cacti adalah software network monitoring yang sangat banyak dipakai dikalangan institusi maupun corporasi. Cacti menyediakan layanan yang lengkap grafik yang mudah untuk dianalisis karena cacti mempunyai database untuk pembentukan grafik tersebut
Kali ini kita akan instalasi cacti di windows berikut adalah bahan-bahannya :
·         Apache atau bisa mengguanakan Internet Information Service (IIS)
·         Net-snmp
·         Mysql
·         PHP 4.3.6+ or 5.x
·         Cygwin
·         Cactid (Cacti-0.8.7e)
·         Rrdtool
   Namun bila kalian sudah memiliki XAMPP kalian tidak perlu lagi membutuhkan Apache, MySQL, dan PHP
Berikut adalah cara instalasi cacti di windows menggunakan XAMPP
·         Install xampp
·         Copy folder cacti ke direktori XAMPP > htdoc > dan rename folder menjadi cacti


Share:

Senin, 16 Desember 2019

Dinamika Kelompok – Pengertian, Fungsi, Jenis, Ciri, Keunggulan, Kekurangan, Kegiatan


Dinamika Kelompok – Pengertian, Fungsi, Jenis, Ciri, Keunggulan, Kekurangan, Kegiatan : Dinamika kelompok merupakan kelompok yang terdiri dari dua/lebih individu yang mempunyai hubungan psikologis dengan jelas antara anggota satu dengan lainnya serta berlangsung dalam situasi yang dialami.


Pengertian Dinamika Kelompok

Dinamika kelompok merupakan kelompok yang terdiri dari dua/lebih individu yang mempunyai hubungan psikologis dengan jelas antara anggota satu dengan lainnya serta berlangsung dalam situasi yang dialami. Dinamika Kelompok terdiri dari kata dinamika dan kelompok. Kata dinamika berasal dari kata dinamis yang artinya bergerak dan kata kelompok yang berarti sekumpulan orang yang berkumpul dan berinteraksi serta mempunyai tujuan bersama.


Anggota-anggota kelompok diikat oleh satu aturan baik dalam pembicaraan maupun petrilaku (interaksi) tentang sesuatu yang nampaknya berharga (tujuan). Dengan interaksi timbul pengaruh secara timbal balik antara satu individu dengan individu yang lain atau individu dengan kelompok secara keseluruhan.

Dinamika Kelompok ini dipandang sebagai teknik berhubungan antar manusia, dengan maksud agar kualitas hubungan individu dalam kelompok tersebut dapat mengarah kepada perubahan tingkah laku yang positif. Hal itu dilakukan melalui pendekatan andragogi dimana peserta yang lebih berpartisipasi aktif dalam suatu program pelatihan ( diklat).

Dalam pelaksanaannya dinamika kelompok ini lebih banyak memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengalami atau melakukan kegiatan untuk memecahakan suatu permasalahan yang bersifat rekreatif, selanjutnya proses tersebut didalam suatu diklat diganti dengan materi yang disesuaiak dengan diklat yang akan dilaksanakan.

Fungsi Dinamika Kelompok

Fungsi dari dinamika kelompok itu antara lain:
  1. Membuat kelompok kerjasama saling menguntungkan dalam hal mengatasi persoalan hidup.
  2. Memudahkan pekerjaan.
  3. Memecahkan masalah pekerjaan yang membutuhkan solusi masalah serta mengurangi beban pekerjaan yang terlampau besar hingga selesai lebih cepat, efisien dan efektif. Salah satunya dengan membagi pekerjaan yang besar menyesuaikan bagian kelompoknya pada masing-masing (sesuai keahlian).
  4. Menciptakan iklim yang demokratis didalam kehidupan bermasyarakat dengan memungkinkan setiap individu memberikan masukan, berinteraksi, serta mempunyai peran yang sma di dalam masyarakat.

Jenis Kelompok Sosial

Kelompok sosial merupakan suatu kesatuan sosial yang terdiri dari dua atau lebih individu yang menjalankan interaksi sosial dan ada pembagian tugas, struktur serta norma yang ada.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Penjelasan Suntik Vitamin C Beserta Manfaat Dan Efek Sampingnya

  • Kelompok Primer

Ialah kelompok sosial yang didalamnya ada interaksi sosial yang anggotanya saling mengenal satu sama lain secara dekat, dan berhubungan erat ddalam kehidupan. Sedangkan meurut Goerge Homans kelompok primer adalah sejumlah orang yang beberapa orang sering berkomunikasi dengan yang lain, sehingga tiap-tiap orang bisa berkomunikasi secara langusng (bertatap muka) tanpa melewati perantara. Contphnya : Keluarga, kawan sepermainan, RT, kelompok agama, dll.

  • Kelompok Sekunder

Bila interaksi sosial terjadi secara tidak langsung, berjauhan, serta sifatnya kurang kekeluargaan. Hubungan yang terjadi umumnya bersifat objektif. Contohnya: perhimpinan serikat kerja, partai politik dan lainya.

  • Kelompok Formal

Pada kelompok tersebut ditandai dengan adanya Anggaran Dasar atau peraturan, Anggaran Rumah Tamgga (ART) yang ada. Anggotanya diangkat oleh organisasi. Contohnya dari kelompok tersebut merupakan seluruh perkumpulan yang mempunyai AD/ART.

  • Kelompok Informal

Ialah kelompok yang tumbuh dari proses interaksi, kebutuhan seseorang, daya tarik. Keanggotaan keolompok umumnya tidak teratur serta keanggotaannya ditentukan oleh daya tarik bersama dari individu serta kelompok. Terjadi pembagian tugas yang jelas namun bersifat infirmal dan hanya berdasarkan kekeluargaan serta simpati. Cotohnya: kelompok arisan.

Ciri Dinamika Kelompok

Kelompok bisa dinamakan kelompok sisoal, jika mempunyai ciri-ciri sepeti bibawah ini:
  1. Mempunyai motif yang sama antara individu satu dengan lainnya. (menyebabkan intraksi/kerjasama sebagai pencapaian tujuan yang sama)
  2. Ada akibat-akibat iteraksi yang berlainan antara individu satu dengan yang lain (akibat yang ditimbulkan tergantung rasa serta kecakapan individu yang terlambat)

  3. Adanya pembentukan struktur atau organisasi kelompok dan penugasan yang jelas dsan teradiri dari peran serta kedudukan pada masing-masing.
  4. Adanya peneguhan norma pedoman tingkag laku anggota kelompok yang mengatur interaksi pada suatu kegiatan anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama.

Keunggulan dan Kelemahan dalam Kelompok

Pada proses dinamika kelompok ada faktor yang bisa menghambat ataupun memperlancar proses tersebut yang ada berupa kelebihan ataupun kekurangan pada kelompok tersebut.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Fungsi dan Jenis-Jenis Vitamin Menurut Ahli Kimia

  • Kelebihan Kelompok

    1. Adanya keterbukaan antar anggota kelompok untuk menerima dan memberi informasi serta pendapat anggota yang lainnya.
    2. Kemauan anggota kelompok untuk mendahulukan kepentingan kelompoknya dengan menekan kepentingan pribadi

    3. Mempunyai kemampuan anggota kelompok untuk mendahulukan kepentingan kelompok dengan melakukan tekanan
    4. Kemampuan secara emosional dalam mengungkapkan kaidah dan telah disepakati kelompok.

  • Kekurangan Kelompok

    Kekurangan Kelompok Kelemahan pada kelompok bisa disebabkan karena waktu penugasan, tempat atau jarak anggota kelompok yang berjauhan yang dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas pertemuan.

Proses Dalam Dinamika Kelompok

Bekerja dalam kelompok memang bukan satu-satunya cara untuk dapat bekerja secara efektif. Bagi orang tertentu terkadang tidak memerlukan kerjasama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Namun adakalanya suatu pekerjaan karena sifatnya justru lebih baik bila diselesaikan melalui kerjasama. Ada beberapa pertimbangan aseseorang bekerja sendiri untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Pertimbangan tersebut antara lain : sifat pekerjaan yang lebif efektif bila diselesaikan sendiri, waktu yang mendesak, tanggung jawab dan sumber yang terbatas. Sedangkan seseorang memilih bekerja dalam kelompok dengan pertimbangan adanya manfaat yang bias diambil apabila pekerjaan tersebut diselesaikan secara berkelompok yaitu :

1. Resiko pekerjaan ditanggung bersama
2. Sumber yang didapat lebih banyak
3. Terjadi proses belajar dari angota kelompok
4. Kelemahan individu teratasi oleh kelompok
5. Kemampuan memecahkan masalah dan pengambilan keputusan dapat lebih baik.

Agar tujuan bersama dapat tercapai maka kelompok tersebut harus bekerja secara efektif. Kelompok yang efektif adalah kelompok yang dapat memecahkan masalah secara bersama atau dapat mewujudkan suatu sasaran yang disetujui bersama.

Kegiatan Dalam Dinamika Kelompok

Ada lima bahasan yang dilakukan dalam Dinamika Kelompok yaitu :

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Pengertian Jenis dan Fungsi Protein Terlengkap

1. Pengenalan diri sendiri

Pengenalan diri sendiri berarti mengetahui dan memahami diri sendiri , baik secara potensi yang dimiliknya maupun cara-cara memberdayakan dan mengembangkan potensi tersebut serta memahami kekurangan dan kelemahan diri.

Pengenalan diri sendiri adalah suatu langkah awal untuk dapat menjadi individu yang berhasil dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Sebagai mahkluk sosial kita sangat membutuhkan agar diri kita dapat diterima, disenangi dan dibutuhkan oleh kelompok dan lingkungannya. Untuk itu setiap individu dituntut agar selalu menyesuaikan diri dengan keinginan kelompok.

2. Pengenalan Orang Lain

Apabila dalam usaha pengenalan diri sendiri kita lebih banyak mencari tahu kelemahan dan kekurangan yang ada pada diri sendiri, maka dalam proses pengenalan orang lain lebih banyak berusaha untuk mengenali sisi positifnya agar dapat memanfaatkan kemampuan kita dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak mengganggu dalam menyesuaikan diri dengan kelompok.

Usaha untuk mengenal orang lain dapat dilakukan dengan memperhatikan perilaku, gaya dan gerak-gerik serta penampilan dari setiap aktifitas. Selain itru dapat pula dilakukan dengan mencari informasi tentang orang tersebut dari orang-orang yang cukup mengenalnya.

Dalam kegiatan Dinamika Kelompok ini banyak memberikan kesempatan kepada peserta untuk saling berinteraksi agar saling mengenal dan terbuka sehungga akan mempercepat proses penyesuaian diri dan menjadikan kelompok tersebut kelompok yang kondusif dalam mencapai tujuan bersama.

3. Komunikasi

Komunikasi merupakan inti dari hubungan antar manusia dalam kelompok. Proses komunikasi dapat berlangsung baik dan efektif apabila terjadi pemahaman yang sama antar komunikator selaku pemberi pesan dan komunikan selaku penerima pesan tentang ide atau informasi yang disampaikan. Agar dapat efektif maka informasi yang akan disampaikan harus memenuhi 5 C yaitu : Clear ( jelas), Complete (lengkap), Concise (ringkas), Correct ( benar) dan Corteous (sopan).

4. Kerjasama Kelompok

Pada hakekatnya kerjasama merupakan landasan bagi keberadaan kelompok. Kerjasama berlansung dalam semua proses kelompok dari awal sampai akhir, dimana setiap anggota kelompok saling berinteraksi, berkomunikasi dan berpartisipasi. Setiap individu memiliki peran dan aktifitas sesuai dengan kemampuannya dalam rangka mencapai tujuan bersama.

Kehidupan dalam suatu kelompok baik formal maupun non formal, kelompok kecil maupun besar, kelompok profesi maupun sosial, jika tidak didasarkan kerjasama antar anggota kelompoknya maka kelompok ini akan menjadi mati atau bubar.

Usaha menciptakan kerjasama kelompok ini merupakan syarat guna tercapainya tujuan kelompok. Dengan menyamakan persepsi serta berbekal potensi dalam menyatu paduka kemampuan individi diharapkan kelompok akan berjalan harmonis kearah sasaran yang ditentukan.

5. Norma (aturan) Kelompok

Norma kelompok adalah cara melihat atau memandang sesuatu yang dimiliki oleh kelompok berupa sikap, nilai dan aturan permainan bersama. Norma kelompok diperlukan agar dapat memberikan arah dan isi tentang begaimana anggota kelompok berinteraksi dan berperilaku. Norma kelompok ini tercipta adanya tujuan kelompok dapat berupa consensus, pedoman ataupun peraturan.

Apapun bentuknya norma kelompok ini selalu ada di dalam kelompok, karena norma ini akan mempengaruhi perilaku individu dalam kelompok. Kegiatan dalam dinamika kelompok ini bersifat umum yaitu berupa permainan ataupun diskusi untuk memecahakan suatu permalahan.

Untuk menghindari kejenuhan peserta dalam mengikuti pelatihan, kita berikan permainan-permainan yang menarik namun mempunyai refleksi ataupun filosofi bagaimana seharusnya proses dalam kelompok tersebut dalam menyelesaikan suatu permasalahan.



Sumber :
Share:

soeswan.blogspot.com

Ayoo Belajar