Ilmu tidak akan mati dan putus bila kita saling berbagai untuk meningkatkan pengetahuan dan pemikiran, kita butuh informasi yang valid dan berguna.

Menjelajah waktu untuk sebuah impian

Menggali informasi dan ilmu melalui internet menambah literasi

Mencari Ilmu Menembus Dunia Maya

Berekpresi dalam mengajar maupun belajar memanfaatkan internet sebagai medianya.

Membuat Strategi Pengajaran yang lebih Baik

Seorang pengajar harus lebih cerdas dalam mengajar anak didiknya.

Guru Harus Mengikuti Perkembangan Zaman (SIKON)

Mengikuti dunia milenial agar eksis dalam mengajar.

Guru Harus Bisa Berinovasi dan Berkreasi

Mencoba dan mencoba untuk lebih baik lagi daripada diam tidak bertindak.

Kamis, 14 November 2019

Prosedur Scanning Gambar atau Ilustrasi atau Teks Dalam Desain

Hasil gambar untuk scanning gambar
Apa itu scanning? Apa saja langkah-langkah scanning gambar? Apakah hanya gambar yang bisa di scan? Bagaimana dengan tulisan dan sebuah ilustrasi? Apa ini semua dibutuhkan dalam sebuah desain yang ada? Di kesempatan kali ini saya akan menjawab semua pertanyaan yang ada pada pikiran readers. Mungkin kalian penasaran juga dengan scanning tersebut.
Scanning adalah cara mengolah untuk bisa mendapatkan data tanpa mengolah  yang lainnya dengan sangat cepat dan sesuai. Arti scanning lainnya ialah cara membaca sekilas dan cepat  tapi teliti yang berguna dalam mencari dan meraih informasi yang unik dari sebuah objek yang ada. Cara ini merupakan cara yang praktis secara menyeluruh untuk meraih sesuatu yang penting di dalam teks tersebut. Scanning ini hampir serupa dengan Skimming yang berarti sebuah cara membaca yang memiliki kecepatan tinggi untuk meraih hal yang penting atau pokok pemikiran dari bacaan tersebut.
Scanning mempunyai tujuan yang penting yaitu mencari atau memperoleh pembahasan yang menarik, untuk memilih kegiatan yang khusus, untuk mendapatkan sebuah kata atau kalimat pada buku yang ada, sebagai pencari nomor handphone atau telepon seseorang  di dalam buku yang berisi nomor telepon, sebagai pencari data yang ada pada halaman dan masih banyak lagi. Selain untuk itu, scanner digunakan juga untuk pada sebuah gambar dan sebuah teks. Sekarang ini kita membahas secara mendalam tentang scanning yang akan lebih berkaitan dengan scanning pada gambar.
Bagian desain yang berupa gambar dapat kita dapat dengan cara memindai sebuah gambar yang sudah ada atau dengan melakukan scanner dan dari kamera yang ada. Untuk menghasilkan kualitas dari hasil pengambilan yang baik, resolusi dari gambar tersebut yang sangat cukup dibutuhkan. Ada beberapa langkah agar hasil dari scan yang kita dapatkan sesuai dengan apa yang di inginkan, yaitu:
  1. Scan gambar tersebut dengan kualitas yang cukup dan tidak kurang, minimal 300 dpi
  2. Usahakan gambar yang di-scan menempel dengan sempurna pada permukaan kaca yang ada pada scanner.
  3. Pada saat melakukan scan tersebut sebaiknya Menu Unsharp masking diaktifkan, meskipun hasilnya nanti yang kita hasilkan akan dapat dibantu dengan menggunakan yang ada pada menu Sharpness di aplikasi pengeditan sebuah gambar atau lainnya yang lebih dikenal dengan aplikasi Photoshop.
  4. Setelah di dapat hasil scan, lakukan pengeditan ulang di aplikasi adobe photoshop, terutama yang harus di lakukan pada penempatan dan pemotongan atau crop terlebih dahulu, dan kemudian pada tingkatan kualitas yang akan anda pakai dengan menyetel levelnya sesuai yang akan anda pakai, sehingga akan di dapatkan hasil warna yang sama dengan yang kalian mau.
  5. Jangan sampai tertinggal membersihkan permukaan pada scan, sehingga akan di dapat permukaan yang bersih dari kotoran yang tidak diinginkan. Scan yang memiliki fungsi mengambil gambar yang tinggi akan sangat berakibat kepada kualitas gambar yang kita dapat.
Untuk menciptakan suatu ilustrasi pada desain gambar dapat digunakan beraneka ragam cara, baik secara Manual ataupun secara Komputerisasi:
Manual atau dengan bahasa lain ialah Gambar tangan. Dengan menggunakan peralatan seperti pensil, cat, kuas, spidol, pena dan peralatan lainnya. Sangat pas untuk dalam pembuatan sebuah rancangan, sketsa, ide, komik, dan lainnya. Untuk mengganti ke dalam format yang digital digunakanlah alat seperti Scanner atau Foto Digital.
Komputerisasi atau dengan kata lain Menggunakan komputer, kalian bisa membuat gambar secara vector yang menggunakan aplikasi Coreldraw dan bitmap yang menggunakan aplikasi Photoshop. Ketentuan vector yang memiliki dari koordinat yang cocok untuk dalam pembuatan logo dan gambar garis. Ketentuan Bitmap terbagi atas pixel yang sangat pas digunakan dalam foto.

Melakukan scanning, saat ini bisa dibilang cukup penting. Misalnya, jika Anda ingin membuat suatu dokumen tertentu dan ingin diedit menggunakan komputer, hasilnya akan jauh lebih bagus jika menggunakan scanner.
Nah, sayangnya, cara scan dokumen (atau foto) saat ini kurang banyak diketahui. Alasannya karena mayoritas orang-orang saat ini kebanyakan lebih memilih untuk memakai jasa scanning.
Saya sendiri jujur saja, sebelumnya juga belum tahu caranya.
Cerita sedikit, saya ini cukup hobi menggambar karakter tertentu. Biasanya, hasil gambarnya tidak saya warnai (Karena kurang jago). Nah, belakangan ini saya ingin menjadikan hasil gambar saya menjadi foto profil di media sosial.
Namun, karena kalau tanpa warna hasilnya akan jelek, maka saya putuskan untuk mewarnainya lewat Komputer. Dari situ, barulah saya kepikiran menggunakan scanner.
Selain untuk scan gambar tangan seperti yang saya lakukan, melakukan scanning juga bisa bermanfaat untuk berbagai hal, contoh paling sering untuk membackup dokumen penting.
Karena dokumen atau foto yang berbentuk kertas, bisa saja hilang atau rusak.
Nah, dengan dijadikan sebagai data digital, setidaknya kita bisa
berjaga-jaga.
1. Cara Scan Foto Atau Dokumen Menggunakan Printer
Hal yang pertama Anda butuhkan, adalah sebuah printer. Tapi bukan printer biasa, printer tersebut harus ada fitur scannernya.
Beberapa waktu lalu ketika terakhir saya lihat-lihat, harga printer dengan fitur scan ada pada rentang 800 ribuan sampai 2 juta (Atau lebih). Tapi mungkin saat ini Anda sudah bisa menemukan yang lebih murah.
Untuk Anda yang berpikir “Mahal”, menurut saya tidak juga. Karena printer dengan fitur scan, banyak juga yang memiliki fitur lain, contohnya seperti Fotokopi hingga Fax.

Persiapan…

Kalau Anda sudah punya printernya, pastikan driver yang dibutuhkan sudah terinstall. Karena jika belum nanti printer tersebut jadi tidak terbaca dan tidak bisa berjalan. Silakan cari filenya melalui CD atau DVD printer tersebut. Atau bisa cek melalui situs resmi dari Printer yang Anda pakai.
Jika sudah, pastikan di Komputer atau Laptop Anda sudah terinstall software Adobe Photoshop. Untuk versinya bebas, tapi yang biasa dipakai ada di CS4 keatas (Disini saya pakai CS6).
Lanjut, berikut cara scannya :
Yang pertama adalah Adobe Photoshop. Alasan saya membuat tutorial dengan Photoshop disini karena biasanya orang-orang sering melakukan pengeditan pas foto (Foto 2×3, 3×4 dan 4×6) lewat hasil scan.
Nah, begini cara scan memakai Adobe Photoshop, yang saya dapat dari kenalan dulu (Waktu sedang mencetak gambar).
1. Sambungkan kabel power printer ke stop kontak, dan sambungkan juga kabel USBnya ke Laptop / PC yang dipakai. Setelah itu tunggu sampai printernya terbaca.
2. Masukkan foto atau dokumen kedalam scanner.
3. Buka photoshop -> Klik  file -> import -> Pilih jenis scanner yang sobat pakai (Pada WIA Support).
scan
4. Ketika sobat sudah memilih scanner, akan muncul kotak dialog setting. Pilih “Color picture” jika sobat ingin scan foto.
5.  Klik ‘Scan’ dan tunggu beberapa saat.
6. Foto berhasil di scan, sobat bisa mengeditnya terlebih dahulu atau langsung menyimpannya ke harddisk sobat.
Tutorial diatas adalah tutorial scanning foto dengan software adobe photoshop. Saya belum tes untuk men-scan dokumen, tapi sepertinya bisa untuk dicoba.
Untuk sobat yang bingung, bagaimana cara scanningnya, bisa melihat video youtube berikut:
Yang kedua, tanpa mempunyai software adobe photoshop, sebenarnya windows sudah memfasilitasi OS untuk scan dengan program scan bawaan.
Nama programnya  “Windows fax and scan”.
Program ini tersedia di windows 7, 8 dan 10. Untuk versi windows lainnya, silakan di cek sendiri.
Cara untuk men-scannya sangat mudah. Berikut tutorialnya:

2. Tutorial scan foto atau dokumen dengan program bawaan windows:

1. Nyalakan komputer atau laptop sobat.
2. Sambungkan kabel power printer ke stop kontak.
3. Sambungkan juga kabel USB ke laptop sobat.
4. Jika sudah tersambung semua dengan baik, tunggu beberapa saat sampai printer terbaca dengan baik.
5. Masukkan foto yang ingin di scan ke dalam scanner.
6. Buka program scan bawaan windows dengan cara: Klik start -> Pada kotak search -> Ketik “Windows fax and scan”.

scan windows


7. Jika program sudah terbuka, klik ‘new scan’ pada bagian pojok kiri atas.
8. Lalu pilih printer scanner yang sobat gunakan Jika sudah, klik ‘OK’.
9. Biarkan settingan pada bagian “profile” dan “source”. Pada setting bagian resolusi, bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Semakin tinggi akan semakin jelas (Paling sering dipakai ‘300’).
10. Klik terlebih dahulu ‘Preview’ untuk melihat hasil scan printer scanner sobat.
11. Klik ‘Scan’ untuk menyimpan dokumen yang sudah sobat scan tadi.
12. Untuk melihat hasil scan tadi, klik hasil scan pada bagian list pada kotak hasil scan.
Sekian, cara lengkap scan dokumen atau foto dengan printer. Silakan sobat untuk mencoba-coba sendiri setting settingan scan untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
Mungkin masih banyak cara lain yang bisa digunakan untuk melakukan scanning. Tapi hanya 2 cara diatas yang bisa saya bagikan.
Semoga cara diatas bisa membantu sobat yang ingin melakukan scanning dokumen atau foto dengan printer sobat.
Terima kasih
Share:

Rabu, 13 November 2019

Praktek Ms.Excel Aritmatika

Microsoft Excel merupakan satu diantara Aplikasi Pengolah Angka (Spreadsheet) keluaran dari Perusahaan Microsoft di Amerika Serikat. Microsoft Office Excel memang dikenal dengan penggunaan rumus-rumus atau formula dalam lembar kerjanya. Penggunaan rumus yang efektif akan memudahkan Anda dalam membuat laporan pekerjaan dengan menggunakan MS Excel. Dalam Worksheet excel memiliki Kolom , Baris dan Cell. kolom ditandai dengan huruf A,B,C …. dst, Baris ditandai dengan angka 1,2,3 …. dst, sedangkan Cell pertemuan antara Kolom dengan Baris misalnya C2 yang artianya kolom C dibaris ke 2.


1. Artimatika Matematika Dasar





Yang pertama adalah fungsi Aritmatika Dasar yakni mempelajari tentang logika matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, persentase, serta pangkat dan akar kuardrat. Dengan tambahan menentukan nilai total, rata-rata, nilai tertinggi, nilai terendah, dan jumlah item yang ada di range.
penyelesaian : (ketiklah formula dibawah ini sesuai dengan cell yang di minta)
kolom C , D, E, F formulanya adalah =(A2+B2) , =(A2-B2) , =(A2*B2) , =(A2 / B2)
kolom G , H , I formulanya adalah =(A2 * 10%) , =(B2 *20%) , = B2- (B2 * 20%)

2. Aritmatika Matematika, SUM, AVERAGE, MIN dan MAX





Keterangan:



Upah Kerja (Kotor) = Jam Kerja x 25000
Upah Lembur = Jam Lembur x 30000
Total Upah = Upah Kerja + Upah Lembur
Pajak = Total Upah x 5%
Total Upah (Netto) = Total Upah – Pajak
penyelesaian :
menghitung upahkerja kotor =C6 * 25000
menghitung upah lembur =C6* 30000
menghitung total upah =E6 + F6
menghitung pajak =G6 * 5%
menghitung netto =G6 – H6


3. Fungsi IF Tunggal dan IF Majemuk


Note :
Grade : Grade A for Marks 90 – 100, Grade B for marks 80 – 89, Grade C for marks 70 – 79, Grade D for marks 60 – 69, Grade E for < 60
Status : if grade > 75 is Complete, if grade < 75 is Failed


Penyelesaian
Formula untuk menentukan Nilai Grade (A.B.C.D.E) berdasarkan kondisi rentang nilai yang ada pada soal, yaitu . =IF( D2 > 90 ; “A”; IF(D2 > 80; “B”; IF(D2 >70; “C”; IF(D2 > 60;”D”;”E”))))
Formula untuk menentukan Nilai Status (Complete atau Failed) berdasarkan kondisi rentang nilai yang ada pada soal, yaitu =IF( D2 > 75 ; “Tuntas”;”Remedial”)


4. Fungsi VLOOKUP


Fungsi atau rumus Vlookup digunakan untuk mencari data pada kolom pertama sebuah tabel data, lalu mengambil nilai dari sel mana pun di baris yang sama pada tabel data tersebut. Vlookup, huruf V didepan kata lookup merupakan singkatan dari kata Vertical, yaitu bentuk tabel referensi yang digunakan berbentuk vertikal / berdiri.






Latihan VLookup….


(Coba kerjakan Latihan Tabel dibawah ini agar kalian semakin mahir (^_^ ) )




Vlookup merupakan fasilitas dari Microsoft Excel yakni mengambil data yang ada di tabel lain (tabel Array) berdasarkan data yang sesuai dengan tabel. Selain Vlookup ada juga Hlookup, perbedaannya adalah VLOOKUP digunakan untuk tabel secara Vertikal sedangkan HLOOKUP yaitu pemanggilan tabel array secara Horizontal.

5. Kombinasi VLOOKUP dan HLOOKUP


Fungsi Hlookup pada dasarnya sama dengan VLlookup. Yang membedakan adalah pada fungsi Vlookup digunakan untuk mencari sebuah value secara vertikal. Sedangkan Hlookup digunakan untuk mencari value secara horizontal


Latihan HLookup …..


(Coba kerjakan Latihan Tabel dibawah ini agar kalian semakin mahir (^_^ ) )





Note:
Untuk gaji sesuai dengan gologan berdasarkan tabel gaji
Total Gaji =Gaji Pokok+Tunjangan+Transportasi
Pajak=Total Gaji x Pajak
Gaji Bersih= Total Gaji – Pajak
6. Kombinasi VLOOKUP dan HLOOKUP (Lanjutan)





NB :
pada Tabel 2 Tambahkan Baris biaya Bongkar dan biaya Muat dibawahnya, besar biayanya tentukan sendiri






Sumber :


https://belajarbersama13.wordpress.com/2017/09/04/praktek-ms-excel/
Share:

Selasa, 12 November 2019

DEFINISI ETIKA BISNIS ISLAM

Hasil gambar untuk pengertian etika bisnis tahap makro meso dan mikro dalam islam

 PENTINGNYA PEMAHAMAN ETIKA
Meskipun dunia terus terbangun modernitas, namun seyogyanya masyarakat yang hidup didalamnya tetap memiliki budaya dan agama sebagai penuntun kegiatan bisnisnya. Tindak tanduk bisnis manusia selalu perlu didasari oleh nilai moral sehingga penjual dan konsumen mencapai kesejahteraannya.
Norma moral penting karena setiap keputusan bisnis harus didasari moral, dengan cara bisnis yang benar dan dapat   diterima   oleh   mayoritas   masyarakat,   misalnya pebisnis mencantumkan peringatan penting pada kemasan obat produksinya, agar konsumen dapat mengikuti petunjuk pemakaian tersebut dan tidak terjadi kesalahan fatal selepas mengkonsumsi   obat   yang   dibelinya.       Norma   moral menuntun pebisnis menuju kehidupan sosial yang teratur. Untuk mencapai hal tersebut Pebisnis dan konsumen perlu mengetahui  pemahaman,  kesepakatan,  prosedur  perilaku
yang dilakukan oleh pebisnis dan konsumen sehingga kehidupan sosial bisa tercapai. Perilaku manusia perlu benar benar dilandasi norma moral dan etika dalam berbisnis, dan nilai moral tersebut harus selalu diwariskan pada generasi berikutnya. Hanya makhluk yang memiliki etika moralitas tinggi bisa disebut sebagai manusia, karena manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling tinggi dan mulia.
Etika bisnis adalah pemikiran atau refleksi tentang moralitas dalam ekonomi dan bisnis. Moralitas berarti aspek baik dan buruk, terpuji atau tercela, dan karenanya Diperbolehkan atau tidak, dari perilaku manusia. Moralitas selalu berkaitan dengan apa yang dilakukan manusia dan kegiatan ekonomis merupakan suatu bidang perilaku manusia yang sangat penting. Tidak mengherankan jika sejak dahulu kala etika juga menyoroti ekonomi dan bisnis. Tetapi, belum pernah etika bisnis mendapat begitu banyak perhatian seperti dalam zaman kita sekarang.
Banyak orang yang berkeyakinan bahwa peranan etika bisnis tidak boleh bersifat sementara saja karena menyangkut suatu aspek hikaki dari bisnis. Bisnis sendiri dan semua pihak yang terlibat di dalamnya akan dirugikan bila segi etika ini diabaikan. Karena itu, etika sepatutnya diberi tempat juga bila kita mendidik dan melatih orang muda yang ingin memilih bisnis sebagai profesinya.
Menurut Prof. Dr. Kees Bertens, MSC. Ada beberapa tujuan yang ingin kita capai melalui studi tentang etika bisnis :
1.      Menanamkan atau meningkatkan kesadaran akan adanya dimensi etis dalam bisnis.
2.      Memperkenalkan argumentasi moral, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis, serta membantu pebisnis atau calon pebisnis dalam menyusun argumentasi moral yang tepat.
3.      Membantu pebisnis dan calon pebisnis untuk menentukan sikap moral yang tepat di dalam profesinya.
4.      Menyediakan wawasan yang luas.
5.      Melatih orang berpikir kritis dan bernuansa.
Etika adalah cabang filsafat yang mempelajari baik buruknya perilaku manusia. Sejak akhir tahun 1960-an teori etika mulai membuka diri bagi topik-topik konkret dan aktual sebagai obyek penyelidikannya. Perkembangan baru ini sering disebut “etika terapan” (applied ethics). Mula-mula topik konkret itu menyangkut itu menyangkut ilmu-ilmu biomedis, karena di situ kemajuan ilmiah menimbulkan banyak masalah etis yang baru. Tidak lama kemudian etika terapan memperluas perhatiannya kepada topik-topik aktual lainnya. Etika bisnis juga sebaiknya kita lihat sebagai suatu bidang peminatan dari etika terapan.
Seperti etika terapan pada umumnya, etika bisnis pun dapat dijalankan pada tiga taraf: taraf makro, meso, dan mikro. Tiga taraf ini berkaitan dengan tiga kemungkinan yang berbeda untuk menjalankan kegiatan ekonomi dan bisnis.
Bisa dikatakan bahwa “teori etika” dapat membantu para   pengambil   keputusan   untuk   bisa   memberikan penilaian, apakah sebuah   keputusan itu sudah etis atau belum. Teori etika mendasari dan menyediakan sebuah kerangka kemungkinan kepastian benar atau tidaknya suatu keputusan moral.
Dengan berdasarkan pada sebuah  teori etika, keputusan moral yang dilakukan   bisa menjadi beralasan. Dengan kata lain, dengan teori etika  keputusan dijauhkan dari suasana sewenang-wenang dan terhindar dari ketidak pastian hukum dan ketidakpuasan. Sebuah teori etika tertentu   membantu pengambilan keputusan moral. Teori etika menyediakan justifikasi bagi keputusan yang dilakukan oleh para manajer.
Secara teoritis, ada yang termasuk norma umum dan khusus. Norma umum akan berlaku umum  dan universal, tidak  kenal tempat,  waktu  dan lingkungan  masyarakat. Artinya di manapun, kapanpun dan di lingkungan manapun akan norma tersebut akan diberlakukan.  Sedangkan norma khusus berlaku pada tempat,  waktu  dan lingkungan yang khusus, disamping juga niengatur kegiatan dan bidang kehidupan tertentu,
Salah satu norma umum yang berlaku dalam masyarakat adalah norma moral, yaitu aturan mengenai sikap, perilaku dan tindakan manusia sebaai yang yang berkehidupan bermasyarakat.  Norma moral, atau yang sering disebut  moralitas dapat didefinisikan sebagai standar yang dimiliki  seseorang atau  individu ataupun  kelompok tentang apa yang benar dan apa yang salah, tentang apa yang baik dan apa yang jahat (Satyanugraha, 2003). Norma moral menjadi standar bagi orang lain atau masyarakat untuk menentukan  baik buruknya perilaku dan tindakan  seseorang, serta benar salah perilaku orang tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
Etika adalah sebuah ilmu yang mempelajari bagaimana berperilaku jujur, benar dan adil. Etika merupakan cabang
ilmu filsafat, mempelajari perilaku moral dan immoral, membuat pertimbangan matang yang patut dilakukan oleh seseorang kepada orang lain atau kelompok tertentu.
Etika dikategorikan sebagai  filsafat moral atau etika normatif.   Etika   adalah   suatu   perilaku   normatif.   Etika normatif  mengajarkan  segala  sesuatu  yang  sebenarnya benar menurut hukum dan moralitas. Etika mengajarkan sesuatu yang salah adalah salah dan sesuatu yang benar adalah benar. Sesuatu yang benar tidak dapat dikatakan salah dan sebaliknya sesuatu yang salah tidak dapat dikatakan benar. Benar dan salah tidak dapat dicampur adukkan demi kepentingan seseorang atau kelompok.
Untuk memahami pengertian etika secara praktis, diperlukan  usaha  memperbandingkan  etika  dengan moralitas. Etika maupun moralitas sering diperlakukan sama sejajar dalam memberi arti terhadap sebuah peristiwa interaksi antar manusia.
Pertama, etika berasal dari kata Yunani ethos, bentuk jamaknya berarti “adat istiadat‟. Berarti etika berhubungan dengan kebaikan hidup, kebiasaan atau karakter   baik   terhadap   seseorang,   masyarakat   atau terhadap kelompok masyarakat.
Kedua, Etika dalam pengertian kedua ini dimengerti sebagai filsafat moral, atau ilmu yang membahas dan mengkaji nilai dan norma yang diberikan oleh moralitas dan etika.
Istilah moral berasal dari kata Yunani mores, berarti kebiasaan atau cara hidup. Istilah lain yang mirip dengan moral ialah etika. Moral menunjukkan tindakan seseorang adalah benar atau salah, sementara etika adalah sebuah studi tentang tindakan moral atau sistem atau kode perilaku yang diberlakukan. Jadi etika mempelajari, mengukur dan menentukan  apakah  sebuah  perilaku  bisa  dikatakan  baik atau buruk. Perilaku bagaimana yang boleh dan tidak boleh dilakukan, yang benar dan tidak dibenarkan dilakukan. Tujuan Etika
Dua tujuan etika antara lain menilai perilaku manusiawi berstandar moral, dan memberikan ketepatan nasehat tentang   bagaimana   bertindak   bermoral   pada   situasi tertentu.
Tahapan Etika Bisnis
Etika bisnis dapat dilaksanakan dalam tiga tahapan: tahap makro, tahap meso, dan tahap mikro. Ketiga tahap ini membahas  kegiatan  ekonomi dan bisnis.  Ditahap makro, etika bisnis mempelajari aspek-aspek moral dari sistem ekonomi secara total.
Pada tahap meso (menengah), etika bisnis mempelajari persoalan etika dalam organisasi. Organisasi di sini dapat diasosiasikan sebagai organisasi perusahaan, serikat buruh, lembaga konsumen, perhimpunan profesi, dan lain-lain.
Tahap mikro memusatkan perhatiannya pada persoalan individual sehubungan dengan aktifitas ekonomi atau bisnis. Pada tahap ini  dipelajari tanggung jawab etis karyawan dan
majikan, bawahan dan manajer, produsen dan konsumen, pemasok, dan investor.




NORMA ETIKA
Norma sopan santun adalah etika berperilaku bagaimana caranya melakukan segala sesuatu secara terhormat, dengan hormat, menghargai keberadaan orang
lain, bermanfaat timbal balik, tidak menyinggung perasaan, sehingga tidak menyakiti hati orang lain.
Norma hukum, adalah norma pengatur berbagai perilaku yang boleh dan tidak untuk dilakukan, yang disosialisasikan dan disepakati masyarakat dan dituntut secara tegas pemberlakuannya oleh masyarakat demi keselamatan  dan  kesejahteraan  individual  maupun kelompok dalam kehidupan bermasyarakat.
Norma moral, mengatur mengenai sikap pola perilaku manusia terhadap manusia lain sesuai dengan harkat manusia. Norma moral ini memanusiakan manusia sebagai manusia, memuliakan manusia sebagai manusia. Jadi norma moral ini mengajarkan bagaimana caranya berinteraksi dengan manusia sesuai dengan harkat martabatnya sebagai manusia. Norma moral bisa berarti perilaku adil, jujur, baik dan buruk.
Taraf Makro
Pada taraf makro, etika bisnis mempelajari aspek-aspek moral dari sistem ekonomi secara keseluruhan. Jadi, di sini masalah-masalah etika disoroti pada skala besar. Misalnya masalah keadilan: bagaimana sebaiknya kekayaan di bumi ini dibagi dengan adil? Bebarapa contoh lain adalah: aspek-aspek etis dari kapitalisme; masalah keadilan sosial dalam masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kaum buruh.
Taraf Meso
Pada taraf meso (madya atau menengah), etika bisnis menyelidiki masalah-masalah etis di bidang organisasi. Organisasi di sini terutama berarti perusahaan, tapi bisa juga serikat buruh, lembaga konsumen, perhimpunan profesi, dan lain-lain.
Taraf Mikro
Pada taraf mikro, yang difokuskan ialah individu dalam hubungan ekonomi dan bisnis. Di sini dipelajari tanggung jawab etis dari bawahan dan atasan, produsen dan konsumen, pemasok dan investor.
Richard De George mengusulkan untuk membedakan antara ethics in business dan business ethic, antara etika-dalam-bisnis dan etika bisnis. Etika sudah selalu dikaitkan dengan bisnis. Sejak ada bisnis, sejak saat itu pula bisnis dihubungkan dengan etika. Jadi, etika-dalam-bisnis berbicara tentang bisnis sebagai salah satu topik di samping sekian banyak topik lainnya. Etika-dalam-bisnis belum merupakan suatu bidang khusus yang memiliki corak dan identitas tersendiri. Hal itu baru tercapainya dengan timbulnya “etika bisnis” dalam arti sesungguhnya.
Bisnis  hanya  untuk  bisnis  adalah  a  moral.  Bisnis bukan hanya untuk keuntungan bisnis semata. Richard T. De George mengatakan bahwa Business is not just for business but  welfare,  Bisnis  didasari  oleh  etika  tinggi,  jadi  bisnis bukan hanya untuk kepentingan perolehan keuntungan melalui kegiatan bisnis semata melainkan melakukan bisnis untuk kesejahteraan masyarakat dan pelaku bisnis. Kegiatan bisnis utamanya adalah melakukan bisnis sebaik mungkin untuk mendapat keuntungan, bagaimana memproduksi, mengedarkan, menjual dan membeli barang dan jasa untuk memperoleh keuntungan dan lebih jauh lagi menciptakan kesejahteraan masyarakat. Singkatnya sasaran dan tujuan, bahkan  tujuan  satu-satunya  bukan  hanya  keuntungan semata melainkan kesejahteraan masyarakat.
Bisnis berhubungan erat dengan etika atau moralitas.Pebisnis bukan hanya menjalankan pekerjaannya mencari keuntungan,  namun  menyejahterakan  kehidupan masyarakat luas. Aktifitas bisnis seperti jual-beli, menciptakan   produk   atau   menawarkan   jasa,   merebut pangsa pasar, memperoleh keuntungan berdasarkan etika atau moralitas. Moralitas merupakan kewajiban semua individu pebisnis.


Konsumen  adalah Raja
Konsumen perlu dilayani sebagaimana layaknya orang utama. Kepuasan konsumen secara etis merupakan keutamaan dalam setiap aktifitas bisnis yang dilandasi etika bisnis  tinggi.  Perusahaan  yang  berprestasi  adalah perusahaan yang bukan hanya mampu membuat konsumennya merasa puas namun juga merasakan kegembiraan  akibat  urusan  jual  beli  barang  dan  jasa ekonomi dengan pebisnis. Konsumen harus diutamakan pelayanannya karena mereka telah memberikan sejumlah uangnya kepada pebisnis, maka secara etis pebisnis secara timbal  balik  harus  mampu  memberikan  kualitas  produk prima dan pelayanan yang baik sehingga konsumen merasakan kepuasan dan kegembiraan akibat urusan jual beli, sementara pebisnis memperoleh keuntungan, dengan demikian kedua belah pihak merasakan kepuasan dan kegembiraan dari hasil transaksi perdagangan yang dilakukan; keadaan tersebut tentu merupakan kondisi yang wajar  untuk  dialami  oleh  kedua  belah  pihak  yang mengadakan perikatan jual beli secara suka rela.
Dalam etika bisnis berlaku prinsip-prinsip yang seharusnya dipatuhi oleh para pelaku bisnis. Etika bisnis memiliki prinsip-prinsip yang harus ditempuh oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya dan harus dijadikan pedoman agar memiliki standar baku yang mencegah timbulnya ketimpangan dalam memandang etika moral sebagai standar kerja atau operasi perusahaan. Muslich (1998: 31-33) mengemukakan prinsip-prinsip etika bisnis sebagai berikut:
1.Prinsip Otonomi
Yaitu kemampuan mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadaran tentang apa yang baik untuk dilakukan dan bertanggung jawab secara moral atas keputusan yang diambil.
2.Prinsip Kejujuran
Bisnis tidak akan bertahan lama apabila tidak berlandaskan kejujuran karena kejujuran merupakan kunci keberhasilan suatu bisnis (missal, kejujuran dalam pelaksanaan kontrak, kejujuran terhadap konsumen, kejujuran dalam hubungan kerja dan lain-lain).

3.Prinsip Keadilan
Bahwa tiap orang dalam berbisnis harus mendapat perlakuan yang sesuai dengan haknya masing-masing, artinya tidak ada yang boleh dirugikan haknya.
4.Prinsip Saling Menguntungkan
Agar semua pihak berusaha untuk saling menguntungkan, demikian pula untuk berbisnis yang kompetitif.

5.Prinsip Integritas Moral
Prinsip ini merupakan dasar dalam berbisnis dimana para pelaku bisnis dalam menjalankan usaha bisnis mereka harus menjaga nama baik perusahaan agar tetap dipercaya dan merupakan perusahaan terbaik.





















REFERENSI
Keraf,  S, Sonny. 1998. Etika Bisnis-Tuntutan & Relevansinya. Jakarta: Kanisius
Michael A.  Hitt,  dkk.  1993.  Manajemen  Strategis-Menyongsong  Era  Persaingan &
Globalisas~Terjemahan, NJ   :  Prentice Hall
Tjiptono, Fandy. Chandra,Gregorius. 2005.  Service,Quality & Satisfaction.
Satyanugraha, Heru. 2003. Etika Bisnis- Prinsip den Aplikasi. Jakarta: LPFE  Universitas Trisakti
 Warren, Russel, G, Antitrust in Theory and Practice, Grid
Inc, Columbus, Ohio, USA
Blackstone, William, T, Ethics and Ecology, 1974, University of Georgia Press, USA
Grossman, Richard, R, and Kazis, Richard, Job Blackmail: It‟s Not Jobs or Environment, 1983, Pilgrim Press, New York, USA

Share:

Jumat, 08 November 2019

Cara Membuat ID Card dengan Corel Draw versi X4 X5 X6 X7

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Oke sob postingan selanjutnya qw mau ngejelasin cara membuat ID Card dengan corel. gampang kok sob buatnya cukup liat postingan qw dari awal sampe akhir :v wkwkwk.trs kalo ada kesulitan boleh komen dibawah. btw, ID Card yang qw buat sederhana sih, ya paling ngak buat referensi anda sob. oke sob kita langsung ke cara-caranya
Hasil gambar untuk kartu id
cara-caranya :

1. Buka corelDraw anda sob, buka lembar baru
2. Buatlah shape persegi panjang sob dengan ractangle tool, dengan ukuran 88 x 56 mm


3. Lalu buatlah shape persegi panjang lagi sob, untuk membuat desain bagian bawah, kemudian ubah bentuknya dengan menggunakan shape tool, klik kanan pada shape lalu pilih convert to curves


4. Bila sudah, kemudian klik kanan lagi sob, pilih to curve, gunanya untuk melengkungkan shape


5. Lengkungkan seperti digambar, perbesar shape lalu warnai shape


6. Copy shape tersebut menjadi 2 bagian, beri warna yang berbeda dengan yang pertama tadi,

7. Untuk meletakkan shape ke2 kebawahnya shape yang pertama tekan ctrl + page down, hasilnya seperti ini sob

8. Blok kedua shape, kita akan hilangkan garis hitamnya. caraya masuk ke outline pen, lalu pada ketebalan kita pilih 'none' lalu klik ok


9. Bila sudah, kita akan ambil background nya, klik file > pilih import > pilih gambarnya > klik import


10. Kemudian bila sudah mengimport backgroundnya lalu kita power clip ke dalam shape, klik object > power clip > place inside frame.


11. Transparansy backgroundnya, menggunakan transparansy tool


12. Hasilnya ini setelah dipowerclip & transparansy


13. Lalu buatlah persegi panjang dengan menggunakan ractangle tool untuk memasukan fotonya dengan ukuran 30 x 40 mm



14. Import foto anda sob caranya seperti tadi lalu power clip foto anda kedalam persegi panjang yg anda buat tadi.


15. Hasilnya akan seperti ini


16. Selanjutnya tambahkan teks dengan menggunakan text tool


17. Masukan ke dalam desain ID cardnya, selesai



Cukup sekian, semoga bermanfaat so, oiya lebih jelasnya lagi liat dichannel youtube kami,  https://www.youtube.com/watch?v=zFebm26Uaf0&t=3s  jgn lupa like share and subscribs :D
Wasalamu'alaikum Wr. Wb.

Sumber :
https://pintar-tutorial-coreldraw.blogspot.com/
Share:

Kamis, 07 November 2019

Cara Mudah Membuat Jurnal Ilmiah yang Benar dan Baik


Hasil gambar untuk book

Tata cara penulisan jurnal penelitian sering kali membuat teman-teman guru/dosen mengalami kebingungan, padahal di era baru pendidikan kita sekarang menuntut jurnal sebagai syarat utama dalam berbagai moment seperti kenaikan pangkat, penilaian kinerja dll.
Tiap jurnal yang terbit pun tidak terlepas dari beberapa kaidah atau aturan yang berbeda-beda, tergantung porsi yang diinginkan penerbit. Kali ini penulis ingin mencoba berbagi sedikit pengetahuan bagaimana cara dan prosedur dalam penulisan jurnal. Sebelum kita lebih jauh membahas tentang pembuatan jurnal lebih baik kita kenalan dulu.

Apa itu jurnal?

Pengertian jurnal adalah sebuah publikasi periodik dalam bentuk artikel yang diterbitkan secara berkala, dalam hal ini biasanya jurnal diterbitkan pada interval waktu tertentu seperti setiap 4 bulan atau setiap 1 tahun. Jurnal memiliki beberapa jenis yang diantaranya adalah Professional or Trade Journals, Popular Journals, dan Scholarly Journals. (wikipedia)
Pada umumnya jurnal memiliki cakupan materi yang luas namun sangat padat, hanya terdiri dari 6 hingga 8 halaman, namun di setiap kalimatnya bernilai ilmu pengetahuan. Tujuan pembuatan jurnal adalah untuk mengembangkan sebuah penelitian yang telah dituliskan serta menjadi acuan untuk para peneliti lainnya sedang melakukan kegiatan penelitian yang sejenis.
Jurnal pada umumnya berisi sejumlah referensi yang menjadi rujukan penulisan tiap artikel. Jenis artikel yang ditulis tak sebatas laporan penelitian, namun bisa pula berupa review literatur.

Susunan Jurnal yang Benar

1. Judul
2. Abstrak
3. Pendahuluan
4. Bahan dan Metode
5. Hasil
6. Pembahasan
7. Kesimpulan
8. Daftar Pustaka

Penjelasan bagian-bagian Jurnal, sebagai berikut :

1. Judul
Setiap jurnal ilmiah harus memiliki judul yang jelas. Dengan membaca judul, akan memudahkan pembaca mengetahui inti jurnal tanpa harus membaca keseluruhan dari jurnal tersebut. Judul tidak boleh memiliki makna ganda. Disarankan tidak boleh lebih dari 12 kata jurnal berbahasa Indonesia dan lebih dari 10 kata jurnal berbahasa Inggris. Judul ditulis di tengah atas halaman, menggunakan huruf kapital, dan dicetak tebal.
2. Nama
Nama Penulis, Nama Pembimbing I, Nama Pembimbing II, tanpa gelar akademik dianjurkan disertai nama lembaga (afiliasi : nama prodi, fakultas, dan universitas), serta dianjurkan menyertakan alamat dan email.
3. Abstrak
Abstrak berbeda dengan ringkasan. Bagian abstrak dalam jurnal ilmiah berfungsi untuk mencerna secara singkat isi jurnal. Abstrak di sini dimaksudkan utnuk menjadi penjelas tanpa mengacu pada jurnal. Bagian abstrak harus menyajikan sekitar 250 kata yang merangkum tujuan, metode, hasil dan kesimpulan. Jangan gunakan singkatan atau kutipan dalam abstrak. Pada abstrak harus berdiri sendiri tanpa catatan kaki. Abstrak ini biasanya ditulis terakhir. Cara mudah untuk menulis abstrak adalah mengutip poin-poin paling penting di setiap bagian jurnal. Kemudian menggunakan poin-poin untuk menyususn deskripsi singkat tentang jurnal yang telah dibuat. Penulisan abstrak diketik menggunakan 1 spasi.
4. Kata Kunci
Kata kunci sebanyak 3-5 kata, diambil dari inti yang akan dibahas dalam penelitian.
5. Pendahuluan
Pendahuluan berisi latar belakang mengapa penelitian dilakukan, uraian permasalahan yang akan diteliti, dikaitkan dengan teori, dan diakhiri dengan tujuan dilaksanakan penelitian tersebut. Penulisan diketik dengan 2 spasi, kurang lebih 4-6 halaman.
6. Metode Penelitian
Bagian ini menjelaskan ketika percobaan telah dilakukan. Peneliti menjelaskan desain percobaan, peralatan, metode pengumpulan data, dan jenis pengendalian. Jika percobaan dilakukan di alam, maka penulis menggambarkan daerah penelitian, lokasi, dan juga menjelaskan pekerjaan yang dilakukan. Aturan umum yang perlu diingat adalah bagian ini harus memaparkan secara rinci dan jelas sehingga pembaca memiliki pengantahuan dan teknik dasar agar bisa dipublikasikan. Penulisan Metode diketik dengan 2 spasi, kurang lebih 1 halaman.
7. Pembahasan/Hasil Pembahasan
Pembahasan dapat dibagi dalam beberapa sub bagian. Diketik dalam 2 spasi. Penulisan kurang lebih 4-6 halaman. Dalam pembahasan membandingkan hasil penelitian dengan model atau teori yang diacu, dan menghubungkan hasil penelitian Anda dan penelitian sebelumnya dengan menunjukkan persamaan dan membahas perbedaannya. Pembahasan digunakan untuk hasil penelitian kualitatif, sedangkan Hasil dan Pembahasan digunakan untuk hasil penelitian kuantitatif.
8. Simpulan
Dalam simpulan yang dibahas pembuktian hipotesis dari penelitian, ditulis ringkas yang memuat informasi yang cukup sehingga pembaca mengetahui bahwa telah membuktikan hipotesis yang telah dilakukan dan dalam mengetahui kelebihan dan kekurangan metode. Dan biasanya terdapat saran yang berisi kemungkinan penelitian lebih lanjut, dan potensi-potensi yang dimiliki metode yang dipakai dapat dimasukkan.
9. Daftar Pustaka
Daftar pustaka pada karya ilmiah ditulis langsung setelah teks berakhir (tidak perlu ganti halaman baru), sedangkan daftar pustaka pada makalah, buku, atau penelitian ditulis dengan berganti halaman baru. Jenis penulisan daftar pustaka diberi judul DAFTAR PUSTAKA, dicetak tebal dengan huruf tegak, kapital semua.
Unsur yang ditulis dalam daftar pustaka secara berturut-turut meliputi: (1) nama pengarang ditulis dengan urutan: nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik, (2) tahun penerbitan, (3) judul, termasuk subjudul, (4) tempat penerbitan, dan (5) nama penerbit. Unsure-unsur tersebut dapat bervariasi bergantung kepada jenis sumber pustakanya.
Selamat menulis!!
Referensi
Share:

soeswan.blogspot.com

Ayoo Belajar